Rabu, 29 April 2020


MAKALAH
PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS TIK DALAM PEMBELAJARAN
DI SEKOLAH DASAR (SD)
DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH TIK DALAM PENDIDIKAN







DOSEN PENGAMPU
Dr. ALEXON, M.Pd

Disusun Oleh:
NAMA            : Trisni Wahyuni
NPM               : A2G019050





PROGRAM MAGISTER ( S-2)  PENDIDIKAN DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS BENGKULU
TAHUN 2020


PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS TIK DALAM PEMBELAJARAN
DI SEKOLAH DASAR (SD)
Oleh:

Trisni Wahyuni 
ABSTRACT


The application of ICT as a learning source andlearning media can be through the utilization of computer devices as an innovative learning source and media. It is expected that with the use of these sources and media can stimulate students' thoughts, feelings, interests also concerns in such a way that the learning process can run well. In addition, the learning process will be more effective because the use of ICT as a source and learning media enables to overcoming the obstacles in the process of communicating between teachers and students. The use of ICT as a learning media can be through the use of computer devices as innovative learning media. It is expected that the use of this media can stimulate the thoughts, feelings, interests and attention of the students in such a way that the learning process can run well. In other hand, the learning process will be more effective because the use of ICT as a learning media enables to solve the obstacles in the process of communication between teachers and students such as physiological, psychological, cultural, and environmental barriers.                                                      
                               
Keywords: Information and Communication Technology; Learning Media; Elementary Schools.



KATA PENGANTAR

Puji syukur yang dalam penulis sampaikan kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena berkat kemurahan-Nya makalah ini dapat penulis selesaikan sesuai yang diharapkan. Dalam makalah ini penulis membahas “Penggunaan Media Berbasis TIK Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar (SD)”. Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam tentang Penggunaan TIK Dalam Penggunaan Media Berbasis TIK Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar (SD), terutama bagi Mahasiswa dan sekaligus melakukan apa yang menjadi tugas Mahasiswa yang mengikuti mata kuliah “TIK dalam Pendidikan”.
Dalam proses pendalaman materi TIK ini, tentunya kami mendapat bimbingan, arahan, koreksi, dan saran, untuk itu rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kami sampaikan kepada Bapak Dr Alexon, M.Pd selaku dosen mata kuliah “TIK dalam Pendidikan” dan rekan-rekan Mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Tahun Ajaran 2019/2020 yang telah banyak memberikan masukan untuk makalah ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna, sehingga masih tedpat banyak kekurangan. Karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan dimasa yang akan datang. Akhir kata, penulis berharap dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan pembaca pada umumnya.

Bengkulu,      Maret 2020



Penulis                                 



DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK. ........................................................................................................... ...............ii
KATA PENGANTAR............................................................................................ ...............iii
DAFTAR ISI .......................................................................................................... ...............iv
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................1
A. Latar Belakang .............................................................................................. ...............1
B. Rumusan Masalah....................................................................................... ...............3
C. Tujuan Masalah............................................................................................ ...............3
D. Manfaat Penulisan....................................................................................... ...............3
BAB II PEMBAHASAN............................................................................................4
BAB III PENUTUP....................................................................................................9
A. Kesimpulan.................................................................................................... ...............9
B. Saran............................................................................................................... ...............9
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. ..............10


BAB I

PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang
Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mengalami perkembangan yang amat pesat sehingga membawa perubahan yang signifikan dalam percepatan dan inovasi penyelenggaraan pendidikan di berbagai Negara.  Melalui pemanfaatan TIK kita dapat meningkatkan mutu pendidikan, yaitu dengan cara membuka dengan lebar  terhadap akses ilmu pengetahuan dan penyelenggaraan pendidikan bermutu. Adanya TIK memberikan jangkauan yang luas, cepat, efektif, dan efesien terhadap penyebarluasan ke berbagai penjuru dunia.
TIK dianggap sangat penting dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, pemanfaatan TIK diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di kelas. Salah satu cara pemanfaatan TIK adalah melalui pembelajaran di kelas yang menggunakan media berbasis teknologi dan informasi. Guru sebagai tenaga pengajar yang profesional harus tahu dan paham akan pentingnya TIK dalam pembelajaran pada saat ini. Diharapkan dengan pemanfaatan TIK ini guru dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Penggunaan TIK sebagai media pembelajaran dapat melalui pemanfaatan perangkat komputer sebagai media pembelajaran yang inovatif. Diharapkan dengan penggunaan media ini dapat merangsang pikiran, perasaan, minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat berjalajan dengan baik. Selain itu, proses pembelajaran akan lebih efektif karena penggunaan TIK sebagai media pembelajaran memungkinkan teratasinya hambatan dalam proses komunikasi guru dengan peserta didik seperti hambatan fisiologis, psikologis, kultural, dan lingkungan.
Pemanfaatan teknologi dan komunikasi dalam bidang pendidikan menurut Munir (2009, pemanfaatan komputer dan jaringan komputer memberikan kesempatan kepada setiap pembelajaran untuk mengakses materi pembelajaran yang disajikan dalam bentuk interaktif melalui jaringan komputer. Ksususnya di sekolah dasar di kelas rendah (kelas 1, 2 dan 3) penggunaan TIK sangat membantu sekali dalam hal penyampaian materi, dengan menggunakan visualisasi dan animasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik. Selain itu guru sekolah dasar merupakan guru kelas yang harus menguasai seluruh mata pelajaran terkecuali mata pelajaran agama dan penjas. Dengan begitu guru sekolah dasar harus lebih kreatif dan inovatif dikarenakan berbedanya karakteristik dari setiap mata pelajaran.
Jenis-jenis sumber dan media pembelajaran berbasis TIK yang dapat dimanfaatkan oleh guru sekolah dasar dalam proses pembelajaran anatara lain:
1. Komputer
2. LCD
3. Internet
4. CD Pembelajaran
5. E-mail
6. Persentasi Power Point
Berdasarkan hasil pengamatan penulis di Sekolah Dasar 10 Bengkulu Selatan, peneliti menemukan bahwa kurangnya kreatifitas dan inovasi dalam menggunakan media pembelajaran oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga membuat siswa menjadi tidak tertarik dan tidak mau fokus saat belajar. Hal tersebut terlihat saat siswa diberikan pertanyaan hanya beberapa orang saja yang menjawab, juga saat siswa diberikan kesempatan untuk bertanya hanya dua atau tiga orang saja yang berani untuk bertanya. Tapi saat penulis mengajar mengunakan media pembelajaran, siswa menjadi lebih aktif dan antusias saat belajar, suasana kelas menjadi menyenangkan, dan berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Artinya disini media berpengaruh sangat besar sangat besar.
Menurut Desmita (2012: 35), terdapat empat karakteristik anak usia SD yaitu senang bekerja secara berkelompok, senang bermain, senang bergerak, dan senang melakukan sesuatu secara langsung. Selain itu berdasarkan teori Bruner kemampuan mental anak berkembang secara bertahap, mulai dari hal yang sederhana menuju yang rumit, dan dari yang nyata (konkret) ke yang abstrak. Dengan demikian, selama proses pembelajaran, guru hendaknya memulai dengan menggunakan benda-benda yang bersifat konkret. Benda yang bersifat konkret akan memudahkan anak untuk memanipulasi dan merasakan langsung wujud dari benda tersebut. Dengan demikian akan sesuai dengan karakteristik anak usia SD dan pembelajaran akan lebih bermakna. Berdasarkan urian tersebut, maka penulis tertarik untuk mengkaji makalah yang berjdul “Penggunaan Media Berbasis TIK Dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar (SD)”.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah “Bagaimana Penggunaan Media Berbasis TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar (SD)”
C. Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari makalah ini adalah “untuk mengetahui bagaimana Penggunaan Media Berbasis TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar (SD)”.
D. Manfaat Penulisan
Hasil penulisan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman masukan dan bahan pertimbangan sehingga memberi manfaat sebagai berikut:
1.    Manfaat Teoritis
Hasil penulisan ini memberikan pengetahuan teoritis mengenai Penggunaan Media Berbasis TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar.
2.  Manfaat Praktis
a. Bagi penulis
Mendapatkan pengetahuan dan wawasan tentang Penggunaan Media Berbasis TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar (SD).
b. Bagi pendidik
Sebagai sumber informasi bagi pendidik agar meningkatkan proses pembelajaran yang inovatif dan berpikir kreatif sehingga pembelajaran yang dilaksanakan sesuai dengan Kompetensi Dasar indikator, dan tujuan.
c. Bagi peserta didik
Memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dengan menggunakan Penggunaan Media Berbasis TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar (SD).


BAB II
PEMBAHASAN
Penggunaan TIK di dunia pendidikan menyebabkan perubahan mendasar dalam hal  cara mengajar guru, belajar peserta didik, dan manajemen sekolah  dari  yang ada sebelumnya. TIK menyebabkan perubahan dalam hal peran guru yang tidak sekedar sebagai sumber dan pemberi ilmu pengetahuan, namun  menjadikannya sebagai seorang fasilitator bahkan teman belajar peserta didik. Karenanya guru dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar kepada peserta didik untuk mengalami peristiwa belajar. Dengan peran guru sebagaimana dimaksud, maka peran peserta didik pun mengalami perubahan, dari partisipan pasif menjadi partisipan aktif yang banyak menghasilkan dan berbagi (sharing) pengetahuan/keterampilan serta berpartisipasi sebanyak mungkin sebagaimana layaknya seorang ahli. Disisi lain peserta didik juga dapat belajar secara individu, sebagaimana halnya juga kolaboratif dengan siswa lain.
Peranan TIK dianggap sangat penting dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, penggunaan TIK diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita. Salah satu cara penggunaan TIK yaitu menjadikan TIK sebagai sumber dan media pembelajaran yang inovatif. Sehingga proses pembelajaran akan lebih menarik dan hasilnya terasa bermakna oleh peserta didik.  Guru sebagai tenaga pengajar yang profesional harus tahu dan paham akan pentingnya TIK dalam pembelajaran pada saat ini.
Kemampuan TIK ini sangat penting dalam menjalankan kegiatannya sebagai pendidik. Department of Education, Office of Educational Technology dalam (Foulger, Graziano, Schmidt-crawford, & Slykhuis, 2017:436) menyatakan bahwa called on teacher preparation programs to develop a set of competencies to help guide teacher educators in understanding what knowledge, skills, and attitudes are needed to use and integrate technology throughout a teacher preparation program.
Teknologi Informasi dan Komunikasi mencakup dua aspek, Menurut puskur kemendiknas (dalam Rusman, dkk (2011) yaitu:
1.    Teknologi Informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
2.    Teknologi komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainya.
Maka, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah suatu kesatuan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan dan transfer atau pemindahan informasi antar media. Pengertian lain dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah beragam set alat teknologi dan sumber daya yang digunakan untuk berkomunikasi dan menciptakan, menyebarkan, menyimpan dan mengelola Informasi. Definisi yang luas ini TIK termasuk teknologi radio, televisi, video, DVD, telepon, sistem satelit, komputer dan perangkat keras jaringan dan perangkat lunak; serta peralatan dan jasa terkait dengan teknologi ini, seperti video conferencing dan surat elektronik (UNESCO, 2002).
Jadi secara global TIK adalah peralatan yang berkaitan denganproses manipulasi, pengelolaandan pemindahan informasi antara pengirim dengan penerima. Secara garis besar komponen keterampilan dasar TIK terdiri dari proses pengolah kata, lembar sebar, mengolah lembar presentasi, browsing dan penggunaan search engine (mesin pencari informasi), dan komunikasi (e-mail,chatting, dan blog).
Kemampuan dasar TIK meliputi: pengoperasian komputer, software aplikasi, internet, dan laman website. Indikatornya adalah sebagaimana disajikan pada tabel 2.1 berikut:
Tabel 2.1 Kemampuan Dasar TIK bagi Guru
Pengoperasian Komputer
Software Aplikasi
Internet
LamanWebsite
Menghidupkan dan mematikan computer
Membuatdokumen pengolah kata (Ms.Word)
Menggunakan website
Menggunakan mesin pencari (google, yahoo, dll)
Membuka dan menutup file
Memodifikasi dokumen pengolah kata yang sudah ada
Mengirim pesan e-mail
Menggunakan kata kunci/frase untuk mencari informasi
Menyalin (back- up) data
Mencetak dokumen
Menggunakan web untuk menemukan informasi spesifik
Menggunakan teknik pencarian yang cepat melalui kata kunci/ frase
Menghapus file
Membuat gambar/ grafik menggunakan komputer
Berpartisipasi menggunakan fasilitas obrolan/chat
Mencari informasi web-web yang berguna
Membuat folder
Menempatkan gambar kedalam dokumen
Mengirim lampiran e-mail
Menggunakan informasi dari web dalam proyek atau tugas
Memindah atau mengcopy data antardisk penyimpanan.
Mengolahkata yang dilengkapi dengan fitur pengolah dan table persamaan, dll
Mendownload file dari internet atau website
Copy atau paste informasi dari web ke dalam dokumen pribadi
Menghubungkan computer ke internet
Membuat grafik menggunakan spereadsheet (Ms.Excel)
Menyimapan gambar dari halaman website.
Menggunakan penanda untuk mempermudah mengunjungi alamat web yang pernah dibuka
Instalasi program
Membuat multimedia presentasi (Ms. Power Point)
Membuat halaman web.
Menggunakan alamat web yang sudah diketahui untuk memcari informasi yang bermanfaat

Menurut Mulyasa (2010) sumber belajar adalah rujukan, objek, dan bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran, sedangkan menurut AECT (Assosiation for Educational Communications and Technology) dan Banks dalam Komalasari (2010:108) menyatakan sumber belajar adalah segala sesuatu atau daya yang dapat dimanfaatkan oleh guru, baik secara terpisah maupun dalam  bentuk gabungan, untuk kepentingan belajar mengajar.
Penggunaan TIK sebagai media pembelajaran dapat melalui pemanfaatan perangkat komputer sebagai media pembelajaran yang inovatif. Diharapkan dengan penggunaan media ini dapat merangsang pikiran, perasaan, minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat berjalajan dengan baik. Selain itu, proses pembelajaran akan lebih efektif karena penggunaan TIK sebagai media pembelajaran memungkinkan teratasinya hambatan dalam proses komunikasi guru dengan peserta didik seperti hambatan fisiologis, psikologis, kultural, dan lingkungan.
Menurut Gagne dalam Asyhar (2011: 7) media adalah berbagai komponen  pada  lingkungan  belajar  yang  membantu  pembelajar  untuk  belajar. Secar lebih khusus menurut Sundayana (2013: 4) media dalam proses pembelajaran  diartikan  sebagai alat-alagrafis, fotografis,  atau elektronis  untuk menangkap,  memproses, dan menyususn kembali informasi visual dan verbal. Media pembelajaran akan membantu guru untuk memotivasi dan memberikan penjelasan  suatu  konsep.  Secara  sederhana,  dapat  disimpulkan  bahwa  media adalah berbagai kemponen dalam pembelajaran dapat berupa alat-alat grafis atau yang lainnya sebagai saluran komunikasi perantara yang akan memembantu siswa dalam pembelajaran. Media-media pembelajaran yang ada akan sangat membantu siswa untuk lebih cepat menangkap materi pelajaran yang akan disampaikan.
Menurut Wiana (2018), menyatakan bahwa:
“The use of media in learning give many benefits to the learning process. From the benefits, the use of learning media in the learning process can generate new desires and interests, generate motivation and stimulation of learning activities, and even bring psychological influences on students. In addition to generating student motivation and interest, appropriate media selection will be able to help students improve understanding of learning, can present data in an interesting and reliable way, facilitate the interpretation of data, and can compact the information submitted”.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kemp and Dayton dalam Wiana (2018) menjelaskan bahwa banyak keuntungan menggunakan media;

“that the use of media in learning has very positive benefits, as follows: 1) Submission of materials can be uniformed, 2) The learning process becomes more clear and interesting, 3) The learning process becomes more interactive, 4) Time and energy efficiency, 5) Improving the quality of student learning outcomes, 6) Media enabling learning process can be done anywhere and anytime, 7) Media can foster positive attitude of students to the material and learning process, 8) Change the role of teachers to be more positive and productive direction”.

Media dalam pembelajaran merupakan yang penting untuk diperhatikan. Media pembelajaran memberikan berbagai manfaat dalam pembelajaran. Arsyad (2011: 24) mengemukakan 4 manfaat media pembelajaran dalam proses belajar siswa, yaitu:
1) pembalajaran  akan lebih menarik  perhatiasiswa sehingga  dapat menumbuhkan motivasi belajar, 2) bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya  menguasai  dan mencapai  tujuapembelajaran,  3) metode mengajar akan lebih bervariasi, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalau guru mengajar pada setiap jam  pelajaran,  dan  4) siswa  dapalebih  banyak  melakukan  kegiatan pembelajaran sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan dan lain-lain.

Ada berbagai jenis media pembelajaran. Muhsetyo (2007: 2.1) menyebutkan bahwa jenis media dapat dikelompokkan dari aspek-aspek yang berbeda,  yaitu  dari  bahan,  dari  tayangan,  dari  kelistrikan,  dan  dari  ukuran kemajuan. Untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut:
1)  Dari bahan, berupa media cetak dan media non-cetak.
2)  Dari tayangan, berupa media proyeksi dan media non-proyeksi.
3)  Dari kelistrikan, berupa media elektronik dan media non-elektronik.
4)  Media dari ukuran kemajuan, media sederhana dan media modern.
Media pembelajaran pada umumnya adalah media sederhana dan media cetak. Media sederhana yang dapat digunakan adalah media manipulatif. Di era Globalisasseperti saat ini, pengunaan  media berkembang  menjadi media yang modern dan berbasis teknologi. Oleh karena itu seorang guru haru lebih terbuka dengan pembaharuan, sehingga dapat membuat proses pembelajaran lebih aktif, kreatif dna inovatif.















BAB III
PENUTUP
A.   Kesimpulan

Penggunaan TIK sebagai sumber dan media pembelajaran dapat melalui pemanfaatan perangkat komputer sebagai sumber dan media pembelajaran yang inovatif. Diharapkan dengan penggunaan sumber dan media ini dapat merangsang pikiran, perasaan, minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat berjalajan dengan baik. Selain itu, proses pembelajaran akan lebih efektif karena penggunaan TIK sebagai sumber dan media pembelajaran memungkinkan teratasinya hambatan dalam proses komunikasi guru dengan peserta didik.

B. Saran
Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, penulis menyadari bahwa tulisan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar tulisan ini dapat disusun menjadi lebih baik dan sempurna.
















DAFTAR PUSTAKA
Batubara, Delia S. .(2017). Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi Guru SD/MI (Potret, Faktor-faktor, dan Upaya Meningkatkannya), (Online). Diakses dari https://media.neliti.com/media/publicati ons/222457-kompetensi-teknologiinformasi-dan-komun.pdf.
Komalasari,  Kokom.  .(2010).  Pembelajaran Kontekstual. Konsep  dan  Aplikasi. Bandung: Refika Aditama.
Mugara, R. .(2011). Meningkatkan kompetensi guru melalui penguasaan teknologi  informasi  dan  komunikasi  (TIK).  Prodi  Pengembangan Kurikulum.  Universitas Pendidikan Indonesia. Sunan Kalijaga: Yogyakarta Google' untuk https://ejournal.upi.edu/index.php/IJPE/article/view/15100.
Mulysa.  (2010).  Kurikulum  Tingkat  Satuan  Pendidikan.  Bandung  :  PT  Remaja Rosdakarya
Munir. (2009). Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta.
Niarsa, A. .(2013). Studi Kompetensi GuruDalam Memanfaatkan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) DI SD Negeri 01 Ledok Kecamatan Sambong Kabupaten Blora. Universitas Negeri Semarang. http://lib.unnes.ac.id/17302/1/1102409040.pdf
Rivalina, R. .(2014). Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi Guru dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Teknodik, 18(2), 165–176 https://jurnalteknodik.kemdikbud.go.id/index.php/jurnalteknodik/article/view/121
Lubis Fitri Agustina, (2018), Upaya Meningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Model Project Based Learning, volume 1, nomor 3, halaman 10. http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/ptk/article/download/506/483.
Lestari, Yulia. (2013). Karakteristik Anak SD Kelas Rendah. (Online), (http://lestarimap.blogspot.com/2013/05/karakteristik-anak-sd-kelas-rendah_8852.html), diakses 07 Desember 2013.
Munadi, Yudhi.  (2008). Media   Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada (GP) Press
Noviyana H (2017). Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa,Volumel 3, Nomor 2, Halaman 115. http://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/pgsd/article/view/6896.
Neolaka Amos, (2017), Landasan Pendidikan Dasar Pengenalan Diri Sendiri Menuju Perubahan Hidup. Depok : KENCANA
Permendikbud Nomor 67 Tahun 2013. Tentang Kerangka Dasar dan Struktruktur Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. https://www.slideshare.net/semriwing/01-permendikbud-nomor-67-tahun-2013-tentang-kerangka-dasar-dan-struktur-kurikulum-sd-mi-biro-hukor.
Prastowo Andi, (2018), Sumber Belajar dan Pusat Sumber Belajar Teori dan Aplikasinya di Sekolah / madrasah . Depok : KENCANA
Rusman ,(2016), Pembelajaran Tematik Terpadu Teori Praktik dan Penilaian. Jakarta : Kencana http://www.rajagrafindo.co.id/produk/pembelajaran-tematik-terpadu/.
Rusman, dkk. .(2011). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Suaidinmath. (2013). PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU PADA KURIKULUM 2013.(Online), (http://suaidinmath.wordpress.com/2013/09/03/pembelajaran-tematik-terpadu-pada-kurikulum-2013/),
Sumanto. (2010). Media Pembelajaran di SD. Malang: PHK S1 PGSD-A FIP Universitas Negeri Malang.
UNESCO. (2002). Information And Communication Technology In Education A Curriculum For Schools And Programme Of Teacher Development. UNESCO: Division of Higher Education. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000129538.
Wiana, W. (2018). Interactive Multimedia-Based Animation: A Study of Effectiveness on Fashion Design Technology Learning. Journal of Physics: Conference Series. https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/953/1/012024/pdf





Tidak ada komentar:

Posting Komentar